MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Demo Masak dan Edukasi Gizi untuk Warga Kampung Cibilik
MNC Peduli bersama MNC Tourism menggelar demo masak dan edukasi gizi bagi warga Kampung Cibilik, Sukabumi. Kegiatan ini mengajarkan pemanfaatan pangan lokal seperti lele dan pisang untuk memenuhi kebutuhan gizi balita dan ibu hamil. Selain edukasi, peserta juga menerima bantuan telur dan biskuit sebagai tambahan asupan gizi keluarga.
SUKABUMI - Upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal terus dilakukan di berbagai daerah. MNC Peduli bersama MNC Tourism dan didukung Lido Lake Resort by MNC Hotel menggelar kegiatan demo masak dan edukasi gizi bagi warga Kampung Cibilik, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini mengangkat tema pemenuhan gizi seimbang bagi balita dan ibu hamil melalui praktik pemberian makan bayi dan anak (PMBA) yang tepat. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat untuk mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga.
Demo masak dipandu oleh Chef Badru dari Lido Lake Resort by MNC Hotel yang memperagakan pengolahan ikan lele dan pisang menjadi menu sehat dan menarik. Kedua bahan pangan tersebut dipilih karena mudah ditemukan di lingkungan sekitar serta memiliki kandungan gizi yang baik untuk pertumbuhan anak.
Selain praktik memasak, peserta juga mendapatkan edukasi gizi dari nutrisionis Puskesmas Cicurug, Ratna Kurnia Sari. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya asupan gizi seimbang, pemilihan bahan makanan sehat, serta pola makan yang tepat bagi balita dan ibu hamil.
Salah satu warga Kampung Cibilik, Fitri Handayani, mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai kebutuhan gizi anak dan ibu hamil serta cara mengolah makanan sehat dari bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.
Sebagai bagian dari program, MNC Peduli juga membagikan telur dan biskuit kepada peserta sebagai tambahan asupan gizi keluarga. Melalui kegiatan ini, MNC Peduli dan MNC Tourism berharap masyarakat dapat memanfaatkan pangan lokal secara optimal untuk menciptakan keluarga yang sehat dan mencegah risiko stunting pada anak.
Galeri Foto